
Saat
hatiku sudah terpaut pada seseorang, jika aku sudah mengatakan pada
diriku sendiri aku mencintainya, maka aku akan mencintainya dengan
sepenuh hatiku dan setulus cintaku. Bahkan jika terkadang dalam hubungan
ini aku sering merasa kecewa, maka aku akan memilih untuk diam, aku
merasa cemburu karena ada orang lain yang menganggu hubungan kami dan
berusaha membuat kami jauh aku akan berusaha untuk sabar, bahkan aku
akan mencoba untuk memaafkannya meskipun itu begitu sangat sulit dan
membuat hatiku selalu menangis. Namun, semua ini aku lakukan untuk
membuktikan bahwa aku benar-benar tulus mencintainya dan selalu berharap
bahwa dia adalah akhir dari pencarianku, tempat dimana hatiku akan
bernaung dan menetap selamanya.
Saat Aku Merasa Sakit, Aku Pasti Menangis, Tapi Bukan Berarti Aku Akan Berhenti Mencintainya
Aku
memang manusia biasa dan lemah yang akan menangis jika tersakiti, aku
tidak akan menipu diriku sendiri dengan mengatakan bahwa aku adalah
orang yang kuat dan tegar sehingga tak masalah jika harus di sakiti
terus-terusan. Aku pasti meneteskan air mata, hingga terkadang mengeluh
dan merajuk kepada Tuhanku. Namun, meskipun air mataku tak bisa berhenti
menetes, aku tidak akan berhenti memperjuangkan cinta yang aku punya
dan terus menaruh harapan setinggi-tingginya. Karena aku tahu, jika aku
tahu setiap perjuangan yang aku lakukan akan membawaku semakin dekat
dengannya.
Jika Aku Kecewa Aku Akan Memilih Diam dan Bersabar, Daripada Menyulut Pertengkaran Yang Tidak Ada Artinya.
Kekecewaan karena tidak bisa mendapatkan seperti apa yang aku mau, tidak akan membuatku untuk patah
semangat
dan memilih untuk mundur. Aku bisa berdiam dan lebih bersabar. Aku bisa
menutupi kekecewaanku dengan kegembiraan lainnya yang lebih
menyenangkan jika dipikirkan. Karena aku menyadari bahwa banyak menuntut
bukan hal yang baik, entah untukku maupun orang yang sangat kusayangi.
Aku tidak ingin membuatnya sedih dan kerepotan dengan banyak
permintaanku. Jadi aku memilih untuk bersabar dan diam. Toh, aku yakin
kekecewaanku sekarang akan dibalas dengan kebahagiaan yang begitu
menyejukkan,
Ketika
Aku Sudah Memilih Seseorang Untuk Menempati Hatiku Maka Aku Akan
Menjaga Dan Mempertahankan, Serta Memperjuangkannya Dengan Sepenuh
Hatiku.
Aku
ingin menjadi seseorang yang setia, seseorang yang tulus dalam
mencintai dan memberikan apapun yang bisa membahagiakan dia yang sudah
kutetapkan kepada pemilik hatiku. Aku ingin bersamanya dalam
menghabiskan hari-hari tuaku nanti dan melihat keturunanku tumbuh
menjadi dewasa dan cerdas. Aku ingin memegang tangannya di saat-saat
terakhirku dan menunggunya dengan setia di sisi Tuhanku. Oleh sebab itu
aku memperjuangkannya dan menjaga dengan sepenuh hatiku dan ketulusan
yang aku punya.
Dan
Meskipun Sangat Sulit Aku Akan Berusaha Untuk Memaafkan Dia Yang
Berusaha Menjauhkan Kami, Dia Yang Menyakitiku. Karena Aku Yakin Sebesar
Apapun Usahanya Memisahkan Kami, Pada Akhirnya Jodoh Tak Bisa
Terpisahkan
Meskipun
begitu sulit untuk memaafkan, meskipun banyak kekesalan yang terlintas
dihati, tapi aku akan berusaha untuk mencoba memaafkan dia yang berusaha
memisahkan kami. Aku akan berusaha memberikan kata maaf itu dengan
ikhlas meskipun dia terus menerus menyakiti dan tak berhenti untuk
memisahkan kami. Karena aku yakin bahwa segala cara yang aku lakukan
dengan terbaik, pasti akan memberikan hal yang positif daripada dia yang
menghalalkan segala cara. Segala doaku pasti di dengar oleh sang
Pencipta untuk menjadikan aku lebih dekat dengannya. Lebih dari itu,
keyakinanku bahwa aku adalah jodohnya akan terus menguatkan semangatku
untuk berjuang dan mempertahankannya dalam hatiku. Karena apapun usahan
yang dia lakukan jodoh pasti akhirnya bersatu kembali meski sempat
tepisahkan. [liprosol]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.